Fungsi AND pada Microsoft Excel

Fungsi AND pada Microsoft Excel – Apakah Anda pernah mendengar fungsi AND pada excel? Apabila Anda hendak menguji logika pada dua kondisi bahkan lebih, apakah sudah terpenuhi atau belum, maka fungsi AND inilah yang Anda butuhkan.

Fungsi AND pada Microsoft Excel

Fungsi AND pada Excel termasuk ke dalam kategori fungsi logical yang dimanfaatkan untuk memperoleh nila logika TRUE atau FALSE atas perbandingan dua kondisi ataupun lebih.

Fungsi AND akan menghasilkan nilai logika TRUE apabila semua kondisi argumen yang diujikan mengevaluasi ke benar/true. Sedangkan ketika salah satu atau semua argumen yang diuji tidak terpenuhi atau mengevaluasi ke salah/false, maka fungsi AND akan menghasilkan nilai logika FALSE. Rumus AND menerapkan teori dasar dari matematika modern.

AND dalam Matematika Modern

AND atau konjungsi adalah fungsi logika yang dibaca dengan “dan”, kemudian dalam ilmu matematika modern dilambangkan dengan simbol “^”. Di bawah ini tabel kebenaran logika AND:

A

B

AND

T

T

T

T

F

F

F

T

F

F

F

F

 

Tabel Logika AND

Tabel Logika AND

Kesimpulan:

Berdasarkan tabel kebenaran di atas, nila TRUE hanya didapat jika semua pengujian majemuk A, B bernilai benar. Jika salah satu pengujian bernilai FALSE maka akan menghasilkan nilai FALSE.

Sistematika Penulisan Rumus AND

=AND(logical1, [logical2], ….)

Keterangan:

  • Logical1 merupakan pengujian logika pertama yang didefinisikan ke dalam fungsi AND.
  • [logical2] merupakan pengujian logika ke 2 yang didefinisikan ke dalam fungsi AND.
  • [logical1], [logical2], ………, [logical255] bisa didefinisikan maksimum hingga 255 pengujian.
  • Pengujian bisa berbentuk operasi matematika, seperti A1<=9, A1>2, atau A1=0, dan lain-lain.

Perlu Anda perhatikan, penggunaan tanda baca koma (,) ataupun semicolon (;) di dalam FORMULA, harus disesuaikan dengan versi Ms Excel serta konfigurasi bahasa yang Anda gunakan di dalam komputer.

Contoh Penggunaan Argumen Rumsu AND

 Simbol

 Fungsi

 +

 Penjumlahan

 –

 Pengurangan

 =

 Sama dengan

 /

 Pembagian

 %

 Persen

 ^

 Perpangkatan

*

Perkalian

 <

 Kurang dari

 <=

 Kurang dari atau sama dengan

 <>

 Tidak sama dengan

 >=

 Lebih dari sama dengan

Lebih dari

 

Contoh Penggunaan Rumus AND pada Microsoft Excel

Contoh Penggunaan Rumus AND pada Studi Kasus Nilai

Di bawah ini merupakan contoh pengujian terhadap kolom A serta kolom B. Dimana kolom A harus memiliki nilai lebih besar dari 4, serta kolom B harus memiliki nilai lebih besar dari pada 6.

 

A

B

C

1

4

 

2

1

5

 

3

2

6

 

4

3

7

 

5

4

8

 

Dengan begitu, maka akan didapat rumus AND pada kolom C1 seperti di bawah ini, yang berikutnya akan diisi dengan autofill hingga kolom C5.

=AND(A1>4, B1>6)

 

A

B

C

1

4

FALSE

2

1

5

FALSE

3

2

6

FALSE

4

3

7

FALSE

5

4

8

TRUE

 

Dari tabel di atas, maka telah terlihat hanya bari ke 5 yang memiliki nilai TRUE. Hal tersebut disebabkan karena hanya baris 5 yang dapat memenuhi kondisi kolom A lebih dari 4, dan kolom B lebih dari 6.

Penerapan Fungsi AND pada Rumus IF dengan Kriteria Bertingkat

Contoh Penulisan Rumus AND di Microsoft Excel

Sebelum menerapkan fungsi AND pada rumus IF bertingkat, maka Anda harus mengerti sistematikan fungsi IF pada Excel terlebih dahulu. Berikut ini adalah salah satu contoh penerapan fungsi AND bertingkat.

Suatu perusahaan akan menyeleksi 6 orang calon karyawan, melalui hasil tes yang telah dijalankan.

 

A

B

C

D

1

Nama

Wawancara

Kesehatan

Hasil

2

Ahmad

78

BAIK

 

3

Akbar

85

KURANG

 

4

Deni

77

BAIK

 

5

Fani

75

KURANG

 

6

Ronald

80

BAIK

 

7

Yoyon

75

KURANG

 

 

Sementara perusahaan tersebut menerapkan beberapa syarat seperti berikut ini:

  • Jika nilai wawancara <= 76, calon karyawan dianggap GAGAL
  • Jika nilai wawancara >76 serta tes kesehatan BAIK, maka calon karyawan dianggp DITERIMA
  • Jika nilai wawanara >76 serta hasil tes kesehatan menunjukkan KURANG, maka calon karyawan harus melakukan TES ULANG KESEHATAN

Berdasarkan syarat di atas, maka dapat diperoleh rumus fungsi logika yang akan diisikan pada kolom D2 dan selanjutnya dilakukan autofill hingga D7.

  • B2<=76 untuk GAGAL
  • AND(B2>76,C2=”BAIK”) untuk diterima
  • AND(B2>76,C2=”KURANG”) untuk TES ULANG KESEHATAN
  • =IF(B2<=76,”GAGAL”,IF(AND(AND(B2>76,C2=”BAIK”),“DITERIMA”, IF(AND(B276,C2=”KURANG”), “TES ULANG KESEHATAN”, “INPUT SALAH”))

 

A

B

C

D

1

Nama

Wawancara

Kesehatan

Hasil

2

Ahmad

78

BAIK

DITERIMA

3

Akbar

85

KURANG

TES ULANG KESEHATAN

4

Deni

77

BAIK

DITERIMA

5

Fani

75

KURANG

GAGAL

6

Ronald

80

BAIK

DITERIMA

7

Yoyon

75

KURANG

GAGAL

Setelah Anda melakukan autofill hingga ke kolom C7, maka hanya Ahmad, Deni dan Ronald saja yang DITERIMA karena telah memenuhi semua syarat. Sedangkan Fani dan Yoyon GAGAL karena memiliki nilai wawancara kurang dari 76 serta kesehatannya yang kurang.

Penambahan INPUT SALAH di dalam fungsi IF berguna untuk memastikan data yang dimasukkan.

Ahmad Ridlo Saya adalah Lulusan S1 Sastra Indonesia Universitas Negeri Yogyakarta. Suka Menulis dan Traveling. Sharing is Caring