Fungsi OR pada Excel dan Contohnya dalam Penerapan

Fungsi OR pada Excel – Ketika baru saja menggunakan array formula ataupun rumus CSE, tidak semua fungsi yang ada pada Excel dapat Anda gunakan untuk membuat rumus array. Fungsi yang terdapat pada Excel seperti fungsi logika OR yang sangat dibutuhkan ketika menyusun suatu kriteria atau kondisi tertentu dengan rumus array Excel yang akan Anda buat.

Fungsi OR pada Excel

Lantas apa yang dimaksud dengan fungsi OR pada Excel? Berbeda dengan fungsi logika yang lain, fungsi OR pada Excel akan menghasilkan nilai TRUE apabila salah satu kondisi telah selesai diuji. Fungsi OR pada Excel ini biasa dikombnasikan bersama fungsi excel lain, salah satu yaitu fungsi IF.  Cara menggunakan fungsi OR terbilang cukup mudah, dan merupakan fungsi yang sering diterapkan dalam pengolahan data Ms Excel.

Seperti rumus AND yang menggunakan dasar teori matematika modern, hal tersebut juga berlaku pada rumus OR, berikut penjelasannya.

OR pada Matematika Modern

Dalam ilmu matematika modern, OR disebut juga dengan disjungsi yang merupakan suatu fungsi logika berbunyi “atau” dan dinotasikan dengan simbol “v”. Di bawah ini kebenaran logika OR yaitu:

A

B

OR

T

T

T

T

F

T

F

T

T

F

F

F

 

Kesimpulan:

Dari tabel di atas, maka nilai kebenaran FALSE akan diperoleh jika semua nilai pegujian memiliki nilai FALSE.

Sistematika Penulisan Rumus OR

=OR(logical1. [logical2], …..)

Keterangan:

  • Logical1 merupakan pengujian logika pertama yang didefinisikan pada fungsi OR.
  • [logical2] merupakan pengujian logika yang ke dua dan didefinisikan pada fungsi OR.
  • [logical1], [logical2], ……. , [logical255] dapat didefinisikan maksimum hingga 255 pengujian.
  • Pengujian dapat berbentuk operasi matematika seperti A1 = 10 atau A1<= 8, dan lain sebagainya.

Perlu Anda perhatikan, penggunaan tanda koma (,) ataupun semicolon (;) pada FORMULA harus disesuaikan dengan versi Ms Excel serta konfigurasi bahasa yang digunakan dalam komputer Anda.

 Simbol

 Fungsi

 +

 Penjumlahan

 –

 Pengurangan

%

 Persen

 /

 Pembagian

 *

 Perkalian

 ^

 Perpangkatan

 =

 Sama dengan

 <=

 Kurang dari atau sama dengan

 >

 Lebih dari

 >=

 Lebih dari sama dengan

 Kurang dari

 <>

 Tidak sama dengan

Contoh Penggunaan Rumus OR pada Microsoft Excel

Sesuai dengan sistematika atau susunan penulisan rumus OR yang telah dijelaskan sebelumnya, logika1, logika2, logika3 dan seterusnya merupakan kondisi yang nantinya akan diuji serta dapat menghasilkan nilai TRUE atau FALSE. Dimana konsepnya yaitu:

  1. Jika logika1 benar, sementara logika2 dan seterusnya salah, maka akan menghasilkan nilai TRUE.
  2. Jika logika1 salah, logika2 dan seterusnya salah (semua kondisi salah) maka akan menghasilkan nilai FALSE.
  3. Salah satu atau beberapa logika/kondisi memiliki nilai benar, maka akan menghasilkan nilai TRUE.

Untuk contoh penerapan rumus OR pada Excel, perhatikan tabel ilustrasi Excel di bawah ini:

 

A

B

C

1

-2

 

2

-1

1

 

3

2

 

4

1

3

 

5

2

4

 

Kemudian pada kolom C1 dapat Anda isi dengan rumus OR yang selanjutnya dilakukan autofill sampai dengan kolom C5.

=OR(A1>1, B1>2)

Setelah Anda melakukan autofill hingga C5, maka akan dihasilkan seperti tabel di bawah ini:

 

A

B

C

1

-2

FALSE

2

-1

1

FALSE

3

2

FALSE

4

1

3

TRUE

5

2

4

TRUE

Dari tabel dia atas, hanya C4 dan C5 saja yang menunjukkan nilai TRUE. Hal tersebut dikarenakan hanya kedua kolom kondisi tesebut yang memenuhi salah satu atau semua kondisi.

Fungsi OR pada Excel akan menunjukkan nilai TRUE jika terdapat salah satu kondisi atau lebih yang bernilai benar. Dan akan menunjukkan nilai FALSE jika semua kondisi bernilai salah. Konsep rumus OR pada Excel sangat mudah dipahami, bukan?

Ahmad Ridlo Saya adalah Lulusan S1 Sastra Indonesia Universitas Negeri Yogyakarta. Suka Menulis dan Traveling. Sharing is Caring