Cara Menggunakan Referensi Absolut Excel

Referensi Sel Absolut – Microsoft Excel memiliki lembar kerja (worksheet) yang terdiri atas sel-sel Excel. Sel tersebut terbentuk dari label kolom dan baris. Label kolom berupa huruf dan label baris berupa angka. Misalnya yang ingin Anda maksut adalah sel pada kolom pertama dan baris pertama Excel, maka Anda hanya perlu menyebutnya A1. A1 disebut dengan alamat sel.

Cara Menggunakan Referensi Absolut Excel

Referensi Sel pada Excel

Microsoft Excel memiliki tiga macam referensi sel (cell reference) yaitu relative cell reference (referensi sel relatif), absolute cell reference (referensi sel absolut) dan mixed cell reference (referensi sel campuran).

Macam Macam Absolut

Jenis Refensi Sel Terdiri dari :

  1. Sel Relatif
  2. Sel Absolut
  3. Sel Semi Absolut Baris
  4. Sel Semi Absolut Kolom

Keberadaan referensi sel sangatlah penting saat Anda bekerja dengan formula serta fungsi di Excel. Dikarenakan tipe referensi sel ada 3 macam, maka penggunaan jenis referensi yang tepat adalah kunci supaya formula bekerja sesuai harapan saat disalin ke sel lain.

Secaraa default, Excel memiliki referensi sel relatif yakni dapat berubah-ubah sesuai dengan alamat sel di mana ia berada. Hal tersebut kebalikan dari referensi absolut Excel, di mana referensi sel akan mengacu pada sel yang sama (awal) meskipun mengalami perubahaan lokasi formula.

Untuk membuat referensi sel absolut diperlukan penggunaan tanda dolar ($) di depan label kolom dan juga di depan label baris. Contohnya $A$1. Agar Anda lebih mudah memahami, di bawah ini adalah contoh penggunaan referensi sel absolut.

Contoh Penggunaan Referensi Sel Absolut

 

 

A

B

C

D

E

F

1

Volume Balok

 

2

Tinggi :

7cm

 

 

 

 

3

No

Nama Balok

Panjang

Lebar

Volume

 

4

1

Balok 1

 4

2

 

 

5

2

Balok 2

7

4

 

 

6

3

Balok 3

9

4

 

 

7

4

Balok 4

7

3

 

 

8

5

Balok 5

3

1

 

 

9

6

Balok 6

4

2

 

 

10

7

Balok 7

5

3

 

 

11

8

Balok 8

9

4

 

 

12

9

Balok 9

11

6

 

 

13

10

Balok 10

6

3

 

 

14

 

 

 

 

 

 

 

Dari data di atas dapat Anda lihat bawah semua balok memiliki tinggi yang sama yakni 7cm, sementar untuk panjang dan lebarnya berbeda. Sehingga, untuk mencari volume dari balok di atas, Anda dapat menggunakan rumus:

 =C7*D7*$B$2

Setelah Anda memasukkan rumus tersebut pada sel E4, maka dapat dilanjutkan dengan melakukan autofill hingga ke sek E13. Dikarenakan $B$2 merupakan referensi sel absolut, maka meskipun Anda menyalinnya ke lokasi baru namun referensi tersebut akan tetap dan tidak berubah. Sehingga akan menghasilkan:

 

A

B

C

D

E

F

1

Volume Balok

 

2

Tinggi :

7cm

 

 

 

 

3

No

Nama Balok

Panjang

Lebar

Volume

 

4

1

Balok 1

 4

2

56

 

5

2

Balok 2

7

4

196

 

6

3

Balok 3

9

4

252

 

7

4

Balok 4

7

3

147

 

8

5

Balok 5

3

1

21

 

9

6

Balok 6

4

2

56

 

10

7

Balok 7

5

3

105

 

11

8

Balok 8

9

4

252

 

12

9

Balok 9

11

6

462

 

13

10

Balok 10

6

3

126

 

14

 

 

 

 

 

 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa referensi sel absolut dapat dibuat dengan menambahkan tanda dollar ($) di depan label kolom dan label baris. Selain mengetikkannya secara manual dengan Shift + 4, tanda dollar juga dapat ditambahkan dengan menekan tombol function F4 pada keyboard. Caranya cukup simple, sorot referensi sel yang ingin Anda ubah menjadi absolut kemudian tekan F4 pada keyboard Anda.

Ahmad Ridlo Saya adalah Lulusan S1 Sastra Indonesia Universitas Negeri Yogyakarta. Suka Menulis dan Traveling. Sharing is Caring